Matius Uwe Yanega: Konferensi Wilayah Jadi Momentum Persatuan dan Pembangunan Gereja di Mimika

Bagikan ke-:

Mimika, metronoken.id  Rabu (25/03/2026) —Anggota DPRK Kabupaten Mimika, Matius Uwe Yanegga, yang juga dikenal sebagai kaum profesional gereja di lingkungan Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua, memberikan tanggapan terkait pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) IV di Timika.

Menurutnya, konferensi tersebut merupakan agenda yang bersifat normatif dan rutin dilaksanakan oleh gereja. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan yang pertama, melainkan sudah memasuki pelaksanaan keempat kalinya di wilayah tersebut.

“Konferensi ini adalah hal yang normatif. Kita sudah melaksanakan beberapa kali, dan sekarang masuk yang keempat untuk wilayah ini,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, ia melihat bahwa dinamika yang terjadi di dalam tubuh gereja, termasuk adanya dua denominasi seperti Persekutuan Gereja-Gereja Papua dan Persekutuan Kerajaan Kelembagaan Papua, merupakan bagian dari perjalanan organisasi yang perlu disikapi dengan bijak.

Paulus menegaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan denominasi, seluruh pihak memiliki akar sejarah yang sama, yakni berasal dari pelayanan American Baptist Mission Society. Oleh karena itu, ia berharap semangat persatuan tetap dijaga.

“Kita semua ini lahir dari satu rahim pelayanan yang sama. Karena itu, saya berharap yang terbaik dari setiap proses yang berjalan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen gereja, khususnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama membangun pelayanan dan kehidupan bergereja dengan semangat kebersamaan.

“Saya berharap kita semua bisa bahu-membahu membangun, baik dari PGBWP maupun PGGP. Kita dorong kegiatan-kegiatan yang belum terlaksana, dan kita bangun bersama-sama,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa banyak jemaat di Mimika memiliki latar belakang yang sama, termasuk dari suku Lani, sehingga nilai kekeluargaan harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan gereja.

“Kita ini satu keluarga besar, satu suku, satu bahasa. Jadi kebersamaan itu harus tetap dijaga,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, yanegga menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian konferensi berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan serta membawa dampak positif bagi gereja dan masyarakat.

“Saya berharap kehendak Tuhan yang terjadi dalam konferensi ini, dan saya mengucapkan selamat melaksanakan kegiatan,” tutupnya.

Editor. Metro noken

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *