Gubernur Papua Tegaskan Hak 4 Persen Masyarakat Harus Sampai ke Pemilik Hak Sulung

Bagikan ke-:

Mimika, metronoken.id  Minggu (10/05/2026) – Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya untuk memastikan pembagian hak 4 persen bagi masyarakat pemilik hak sulung di wilayah pertambangan Papua benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

Dalam penyampaiannya, Gubernur Papua mengatakan bahwa persoalan pembagian hak masyarakat menjadi perhatian serius bersama jajaran pengurus, komisaris, dan direktur terkait. Ia menyebut pesan tersebut juga telah disampaikan sebelumnya oleh Bahlil Lahadalia dan ditargetkan menjadi perhatian penting pada bulan Juni mendatang.

“Kami akan terus menjembatani agar hak 4 persen yang menjadi milik masyarakat benar-benar sampai kepada pemiliknya,” ujar Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada negara. Karena itu, koordinasi dengan pihak direktur keuangan dan pengurus perusahaan terus dilakukan agar proses penyaluran berjalan sesuai aturan.

Selain menyoroti pembagian saham dan hak masyarakat, Gubernur Papua juga menyinggung pentingnya pembangunan akses jalan bagi masyarakat di wilayah pegunungan dan area belakang tambang agar tidak lagi mengalami keterisolasian.

Menurutnya, selama bertugas di wilayah Papua, ia melihat langsung bagaimana masyarakat di sekitar area tambang masih mengalami keterbatasan akses transportasi akibat sejumlah jalur yang belum terbuka sepenuhnya.

“Kita harus mencari solusi supaya masyarakat di belakang bisa menikmati jalan dan pembangunan,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar masyarakat pemilik hak sulung tidak hanya menjadi bagian dalam kepengurusan, tetapi juga memiliki keterlibatan lebih besar dalam kepemilikan saham dan pembangunan ekonomi masyarakat Papua ke depan.

Dalam kesempatan itu, Matius Fakhiri menegaskan bahwa perjuangan tersebut bukan hanya soal dana dan saham, tetapi juga menyangkut pembangunan sumber daya manusia, pembangunan daerah, dan masa depan masyarakat adat Papua.

penyapaian tersebut ditutup dengan pesan moral dan penguatan iman agar seluruh proses perjuangan tetap berjalan sesuai nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepentingan masyarakat luas.

Editor. Metro noken

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *