Peletakan Batu Pertama Ruko HAPAK, Dorong Kemandirian Pengusaha Amungme Kamoro dan OAP Lainya.

Bagikan ke-:

Mimika, metronoken.id  Senin (18/05/2026) –Semangat membangun kemandirian ekonomi bagi pengusaha Orang Asli Amungme Kamoro dan  (OAP)  lainya ditunjukkan oleh HAPAK melalui pembangunan ruko usaha yang menjadi simbol perjuangan dan kerja keras anggota organisasi tersebut.

Pendiri HAPAK, Dolfin Beanal menyampaikan bahwa pembangunan ruko tersebut merupakan salah satu kebanggaan besar bagi seluruh anggota karena lahir dari perjuangan tanpa menyerah dalam membangun usaha aktif dan berkelanjutan.

Menurutnya, menjadi pengusaha harus disertai dengan semangat mengejar bisnis aktif yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan masyarakat.

“Ini salah satu contoh kalau benar-benar mau jadi pengusaha, maka harus dikejar usaha-usaha yang bersifat aktif. Hari ini beberapa teman sudah punya yayasan, usaha berjalan, dan pembangunan ruko ini menjadi langkah pertama yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keuntungan dari pekerjaan proyek seharusnya dimanfaatkan untuk membangun usaha jangka panjang seperti ruko, perikanan, maupun usaha lain yang terus berputar dan memberi manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Ruko dua petak dengan ukuran sekitar 10 x 8 meter tersebut diharapkan menjadi awal dari perkembangan usaha-usaha mandiri anggota HAPAK di masa mendatang.

Dolfin juga meminta pemerintah agar lebih serius melihat potensi anak-anak muda Papua yang memiliki kreativitas dan semangat usaha.

“Pemerintah jangan tutup mata. Anak-anak Papua yang punya kreativitas harus diberikan perhatian dan peluang supaya mereka bisa berkembang menjadi pengusaha di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Asosiasi Pengusaha Papua, Emus Kogoya menilai pemerintah dan dinas terkait perlu menghadirkan seminar maupun pembinaan khusus untuk mencari dan mendukung pengusaha muda Papua yang memiliki impian besar namun belum mendapat kesempatan.

“Kita harus ambil anak-anak kreatif yang benar-benar punya niat menjadi pengusaha. Mereka punya mimpi besar, tetapi kadang belum mendapat peluang untuk berkembang,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Ketua HAPAK, Tenius Kum menegaskan bahwa kehadiran HAPAK bukan hanya untuk mengejar proyek semata, tetapi fokus pada pembinaan serius demi menciptakan kemandirian ekonomi bagi Orang Asli Papua, khususnya Amungme dan Kamoro.

“Kehadiran HAPAK memberi dampak positif bagi pembinaan pengusaha Orang Asli Papua. Kami hadir bukan main-main, tetapi benar-benar untuk membangun kemandirian anggota,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi salah satu anggota HAPAK yang berhasil memulai pembangunan ruko usaha tersebut. Menurutnya, peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi motivasi dan pelajaran bagi pengusaha OAP lainnya untuk terus berani membangun usaha mandiri di atas tanah sendiri.

Peletakan batu pertama pembangunan ruko dilakukan langsung oleh pengurus dan anggota HAPAK sebagai simbol dimulainya perjuangan ekonomi jangka panjang bagi pengusaha asli Papua.

 Editor. Metro noken

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *