Asrama Mahasiswa Intan Jaya Diluncurkan, Bupati Tekankan Disiplin dan Life Skill

Bagikan ke-:

Timika, metronoken.id  Senin (01/06/2026) – Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maisini, S.Kom., M.M, meresmikan Asrama Mahasiswa Intan Jaya di Kabupaten Mimika. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan asrama ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda.

Kegiatan peluncuran asrama tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Elias Igapa, S.E, Ketua Komisi C DPRK Intan Jaya Simson Weya yang membidangi pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa asrama bukan hanya menjadi tempat tinggal bagi mahasiswa dan pelajar, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, tempat belajar, berorganisasi, serta mengembangkan keterampilan hidup (life skill).

“Asrama ini harus menjadi tempat yang melahirkan generasi yang disiplin, berkarakter, memiliki kemampuan organisasi, dan keterampilan yang dapat digunakan ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, banyak tantangan yang dihadapi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan. Karena itu, keseimbangan antara ilmu pengetahuan, moral, dan etika menjadi hal yang sangat penting agar mereka mampu berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Bupati berharap fasilitas yang telah disiapkan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa dan pelajar asal Intan Jaya yang sedang menempuh pendidikan di Mimika.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya juga akan menerapkan sejumlah aturan dan tata tertib di lingkungan asrama. Salah satu fokus utama adalah menciptakan lingkungan yang bebas dari minuman keras dan berbagai tindakan yang bertentangan dengan norma sosial maupun moral.

“Kami tidak ingin ada mahasiswa yang terlibat dalam mabuk-mabukan atau kegiatan amoral lainnya. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan ada tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Intan Jaya telah memiliki sejumlah aset asrama mahasiswa di berbagai kota studi seperti Jayapura, Manokwari, Makassar, Nabire, dan Yogyakarta. Kehadiran asrama-asrama tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia asal Intan Jaya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyoroti pentingnya validasi data mahasiswa penerima bantuan pendidikan. Menurutnya, pemerintah akan melakukan pendataan secara akurat agar bantuan pendidikan dapat diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar aktif dan memenuhi syarat.

“Kami akan memastikan data mahasiswa valid. Jangan sampai ada mahasiswa yang sudah selesai kuliah tetapi masih tercatat sebagai penerima bantuan. Ini penting agar anggaran yang tersedia benar-benar tepat sasaran,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini juga menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya alokasi dana daerah. Oleh sebab itu, setiap program harus dijalankan secara efektif dan tepat sasaran.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh mahasiswa Intan Jaya untuk memanfaatkan fasilitas asrama dengan baik, menjaga nama baik daerah, serta fokus menyelesaikan pendidikan demi masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Intan Jaya.

“Gunakan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Belajarlah dengan baik, bangun karakter yang kuat, dan siapkan diri untuk kembali membangun Intan Jaya di masa depan,” pungkasnya.

Editri. Metro noken

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *