
Tampak para Staf sedang memasang tiang untuk tengk air. Pada, 20/11/25, Pukul 09.00 Wit
Ilaga, metronoken.id – Pemerintah Distrik Gome menggelar kegiatan kerja bakti massal untuk membersihkan halaman dan ruangan Kantor Distrik Gome. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Kepala Distrik Gome yang mendorong penataan lingkungan kantor dan peningkatan kedisiplinan ASN demi terciptanya pelayanan publik yang lebih baik pada (20/11/25), Pukul 09.00 Wit.
Sejak pagi, para ASN bersama Kepala Distrik dan staf non-ASN turun langsung melakukan pembersihan di area halaman, ruang pelayanan, ruang kerja, serta bagian belakang kantor. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Distrik Gome dan melibatkan seluruh unsur pegawai distrik.
Agustinus Murib, Kepala Distrik Gome menegaskan bahwa kantor pemerintah adalah wajah pelayanan bagi masyarakat, sehingga kondisi kantor harus selalu bersih, tertata, dan nyaman dikunjungi.
“Kita harus menjaga halaman kantor tetap bersih supaya setiap tamu yang datang melihat kantor ini bagus dan tertib. Pelayanan administrasi juga akan lebih jelas dan lancar bila kantor kita rapi,” ujarnya.
Menurutnya, kebersihan kantor bukan sekadar soal estetika, tetapi bagian dari reformasi kecil yang berdampak besar terhadap perilaku kerja, budaya organisasi, dan persepsi publik terhadap pemerintah distrik. Keteraturan kantor mencerminkan keteraturan pelayanan.
Selain kegiatan pembersihan, ASN bersama Kepala Distrik juga melakukan pemasangan tangki atau profil air di bagian belakang kantor. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan ketersediaan air bagi MCK di dalam kantor, sehingga dapat digunakan dengan baik oleh pegawai maupun tamu yang datang.
Pemasangan tangki ini dipandang sebagai langkah penting untuk memperbaiki sarana prasarana dasar kantor, yang selama ini menjadi kendala dalam operasional pelayanan. Dengan berfungsinya MCK, kenyamanan masyarakat dan tamu yang datang ke kantor distrik dapat lebih terjamin.
Dalam arahannya, Kepala Distrik Gome kembali menekankan pentingnya kehadiran dan kedisiplinan ASN. Menurutnya, pelayanan publik tidak akan berjalan optimal apabila pegawai tidak aktif berada di kantor setiap hari.
“Pengawai harus aktif setiap hari untuk melayani masyarakat Gome dengan hati. Kantor ini tempat kerja kita, bukan kebun. Karena itu saya tegaskan, disiplin dan kehadiran ASN harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Penegasan ini menjadi bagian dari kebijakan penertiban internal yang sedang dijalankan. Kepala distrik berkomitmen membenahi pola kerja ASN dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik tanpa hambatan akibat ketidakhadiran pegawai.
Menanggapi instruksi tersebut, para ASN Distrik Gome menyampaikan kesiapan mereka untuk bekerja secara maksimal dan hadir setiap hari di kantor.
“Kami siap kerja dan siap hadir setiap hari, karena kami sadar bahwa kebun kami yang sebenarnya adalah kantor distrik, bukan kebun di rumah. Kami siap melayani masyarakat dan aktif setiap hari,” ungkap Opien Murib, S. IP sala satu Staf Distrik Gome.
Pernyataan ini menegaskan perubahan pola pikir pegawai, bahwa pelayanan publik merupakan tanggung jawab moral dan profesi yang harus dijalankan dengan disiplin.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembenahan internal yang lebih luas untuk menciptakan kantor distrik yang profesional, tertib, dan berorientasi pada pelayanan. Penataan kebersihan lingkungan, perbaikan fasilitas dasar, dan penekanan kedisiplinan merupakan tiga pilar awal yang sedang diperkuat oleh Kepala Distrik Gome.
Dengan komitmen gotong royong antara pimpinan dan ASN, pemerintah distrik berharap kehadiran kantor negara di Gome semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kantor yang rapi dan pegawai yang disiplin dipandang sebagai fondasi utama bagi pelayanan yang berkualitas. (*)