
Mimika, metronoken.id –, 27 September 2025 – Sekolah Tinggi Teologia (STT) Rusel Timika menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda ke-8 yang berlangsung pada Sabtu (27/9/2025). Acara ini menjadi momen bersejarah bagi sepuluh mahasiswa yang resmi menyelesaikan studi dan siap terjun melayani di bidangnya masing-masing.
Ketua STT Rusel Timika, Dr. Henok Bagau, M.Th, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan terhadap para wisudawan. Tahun ini, tujuh mahasiswa dari Program Studi Teologi dilantik untuk melayani di bidang penggembalaan, sementara tiga mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Kristen siap mengabdi di dunia pendidikan.
“Kami tidak ragu melepas mereka karena selama menjalani perkuliahan, mereka taat, setia, mandiri, dan memiliki dedikasi tinggi. Mereka seperti tangan kanan kami di kampus. Kami percaya mereka akan melayani jemaat dengan setia di tempat yang Tuhan percayakan,” ujar Dr. Henok.
Lebih jauh, Ketua STT Rusel menegaskan bahwa berdirinya sekolah ini bertujuan menjawab kebutuhan gereja-gereja di wilayah pegunungan tengah Papua, baik dari denominasi Kemah Injil, GIDI, Baptis, maupun denominasi lainnya. Ia juga menegaskan visi besar STT Rusel, yakni mengembangkan kampus menjadi Institut atau Universitas Kristen pada tahun 2030–2035, dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh gereja.
“Saat ini pembangunan kampus dua lantai berukuran 36 x 48 meter masih berlangsung. Kami berharap dukungan doa dan bantuan dari pemerintah Kabupaten Mimika, Puncak, Paniai, maupun Provinsi Papua agar cita-cita menjadikan STT Rusel sebagai universitas Kristen bisa terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda, Krinus Kum, menyampaikan bahwa wisuda kali ini terasa istimewa karena diselenggarakan dengan penuh kebersamaan. Selain acara resmi, panitia bersama wisudawan juga menggelar makan bersama dengan para dosen serta tradisi bakar batu sebagai bentuk syukur khas Papua.
“Wisuda biasanya hanya dilakukan sederhana di kampus atau gereja masing-masing. Tetapi kali ini berbeda, ada inisiatif dari para wisudawan untuk berbagi sukacita bersama dosen dan keluarga. Bahkan ada dukungan dari JPMK yang membantu konsumsi 200 kotak nasi dan bakar batu yang dipersiapkan mahasiswa. Semua ini adalah anugerah Tuhan,” ungkapnya.
Dengan wisuda ke-8 ini, STT Rusel Timika kembali menegaskan komitmennya mencetak tenaga pelayan gereja dan pendidik Kristen yang siap melayani masyarakat Papua, sekaligus menjadi aset penting bagi pembangunan iman, pendidikan, dan masa depan Tanah Papua.
Editor. hefron t