
Kumpulan pengemudi/Ojek lintas Magataga, Intan Jaya (Dok. Yance Emani)
Intan Jaya, metronoken.id – Sejumlah pengemudi ojek lintas Magataga menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Intan Jaya, Yance Emani, A.Md.S.AB. Aspirasi itu disampaikan oleh perwakilan pengemudi, yakni Tero Somau dan Henok Jagani, pada Rabu (25/9/2025).
Para pengemudi ojek lintas berharap adanya dukungan berupa bantuan motor atau kendaraan operasional. Permintaan ini muncul karena ojek menjadi sarana transportasi utama masyarakat di Distrik Wandai, Distrik Mbiandoga, dan sebagian Distrik Homeyo. Selama ini, para pengemudi ojek lintas Magataga menjalankan peran penting dengan melayani rute jauh dari Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya hingga Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Rute tersebut dikenal sulit karena kondisi jalan yang terjal dan menantang. Namun, para pengemudi tetap menjalankan tugasnya mengangkut kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari bahan makanan hingga barang kebutuhan sehari-hari. Dengan mengandalkan motor pribadi yang sederhana, mereka telah menjadi tulang punggung akses ekonomi masyarakat pedalaman.
Ketua BPD KAPP Intan Jaya, Yance Emani, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung dan mengawal aspirasi ini agar bisa diperhatikan pemerintah daerah. Menurutnya, peran ojek lintas tidak hanya sebatas transportasi, tetapi juga menjadi penghubung vital antara masyarakat pedalaman dengan pusat perekonomian di kabupaten tetangga.
“Mas Ojek Lintas Magataga adalah pahlawan masyarakat. Mereka menghubungkan wilayah pedalaman dengan kota, membawa bahan pokok, dan memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi. Karena itu, aspirasi mereka sangat penting dan harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Yance Emani.
Ia menambahkan, keterbatasan sarana transportasi selama ini menjadi hambatan besar bagi masyarakat. Dengan adanya perhatian dari pemerintah, diharapkan akses pelayanan masyarakat semakin lancar, roda perekonomian bergerak lebih baik, dan kesejahteraan masyarakat di Intan Jaya bisa meningkat.
Para pengemudi ojek lintas juga menyampaikan bahwa meskipun dengan segala keterbatasan, mereka tetap melaksanakan tugas dengan semangat gotong royong. Namun, tanpa dukungan sarana yang memadai, perjuangan ini semakin berat dan berisiko.
Aspirasi ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Intan Jaya untuk merumuskan program nyata, terutama di bidang transportasi pedalaman. Dengan kebijakan yang tepat, pemerintah dapat membantu meringankan beban para pengemudi ojek lintas sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Distrik Wandai, Mbiandoga, dan Homeyo. (*)