Resmi Tutup Posko: Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Puncak Ucapkan Terimakasih

Bagikan ke-:

Foto bersama usai pembubaran Tim kemanusiaan kabupaten Puncak, di Timika (dok. Kantius Mom,S.Kep)

Timika, timurnews.id – Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Puncak secara resmi menutup posko kemanusiaan dan ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, mendukung dalam penggalangan dana. acara pembubaran tersebut dilakukan di Timika pada ,(22/08/2025), Pukul 15.30 waktu Papua.

Pengembalian SK Pembentukan Tim telah terlaksana setelah melaksanakan kegiatan sejak 30 Juni hingga 30 Juli 2025. Dalam kesempatan ini, tim menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam kegiatan penggalangan dana di Kabupaten Mimika.

Adapun ucapan terima kasih ditujukan kepada:

Pertama: Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mimika.

Kedua: Dinas Sosial Kabupaten Mimika.

Ketiga: Seluruh denominasi gereja di Kabupaten Mimika.

Keempat: Seluruh OKP di Kabupaten Mimika

Kelima: Ibu Melince Magai, S.IP, Anggota DPRK Puncak jalur Otsus., Bapak Jackson Hagabal, S.H., Anggota DPRK Puncak jalur Otsus Bersama Ibu Naomi Elisabeth Wafom, S.Pd., Anggota DPR.

Keenam: Ibu Yulince Magai, Anggota DPRK Provinsi Papua Tengah.

Ketuju: Ibu Mirna B. Hanabora, Anggota DPRK Papua Tengah.

Berkat dukungan tersebut, Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Puncak berhasil menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah wilayah terdampak, yaitu Distrik Gome, Beoga, Sinak, Omukia, dan Gome Utara.

Pada momen penutupan posko, Ketua Tim Peduli Kemanusiaan Kabupaten Puncak, Itinus Wakerkwa, menyampaikan bahwa pihaknya secara resmi mengembalikan SK kepada OKP Kabupaten Puncak. Ia menegaskan bahwa, tim akan terus bekerja dalam bidang kemanusiaan di Kabupaten Puncak serta menjadi mitra kerja pemerintah daerah.

“Kami akan tetap eksis untuk kerja-kerja kemanusiaan, baik di tengah masyarakat maupun bersama pemerintah Kabupaten Puncak. Kami adalah mitra kerja pemerintah daerah,” ungkap Itinus Wakerkwa.

Selain itu, Ketua GANN Kabupaten Puncak, Atis Kogoya, menyampaikan apresiasi kepada Tim Peduli Kemanusiaan yang telah bekerja keras membantu masyarakat di tengah situasi pengungsian akibat konflik besenjata.

“Pemuda Puncak adalah ujung tombak perubahan. Rasa kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini membuktikan kepedulian kita terhadap masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan OKP sekaligus Ketua FIP, Kantinus Mom, menegaskan bahwa pendirian organisasi kemanusiaan di Kabupaten Puncak merupakan langkah positif di kalangan masyarakat. “Kami, intelektual dan pemuda Puncak, harus bersatu untuk melakukan kegiatan positif di lingkungan Kabupaten Puncak,” pesannya.

Read: Tim peduli Kemanusiaan Puncak, Papua Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *