
Ilaga, metronoken.id – RaBU (10/06/2026) –– Pemerintah Kabupaten Puncak secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Puncak yang akan mewakili Provinsi Papua Tengah dalam ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Provinsi Papua Barat, yang akan berlangsung pada 18–28 Juni 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, S.Sos., mewakili Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Puncak.
Dalam sambutannya, Sekda Nenu Tabuni menyampaikan bahwa Kabupaten Puncak memiliki kebanggaan tersendiri karena berhasil meraih Juara Umum Pesparawi Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2024 di Kabupaten Keerom, sehingga memperoleh kesempatan untuk tampil pada tingkat nasional.
“Hari ini atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Puncak, kami secara resmi melepas para kontingen Pesparawi menuju Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Kami bangga karena Kabupaten Puncak pernah menjadi juara umum dan kini kembali mendapat kepercayaan untuk mewakili Papua Tengah di tingkat nasional,” ujar Nenu Tabuni.
Ia menjelaskan bahwa kontingen Kabupaten Puncak akan berangkat menuju Nabire pada 15 Juni 2026 untuk mengikuti pelepasan resmi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah, sebelum bertolak ke Manokwari bersama kontingen dari Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire.
Sekda berharap seluruh masyarakat Kabupaten Puncak terus memberikan dukungan dan doa bagi para peserta agar dapat tampil maksimal dan kembali mengharumkan nama daerah.
“Kami berharap masyarakat terus mendoakan anak-anak kita. Dengan dukungan dan doa, mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan kembali membawa prestasi bagi Kabupaten Puncak dan Papua Tengah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Puncak, Nopi Tabuni, menjelaskan bahwa Papua Tengah mengirimkan tiga kabupaten dalam Pesparawi Nasional XIV, yakni Kabupaten Puncak, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Nabire.
Menurutnya, Kabupaten Puncak menjadi penyumbang peserta terbanyak karena berhasil meraih juara umum pada tingkat provinsi dan dipercaya mengikuti lima kategori lomba.
“Kabupaten Puncak mengikuti lima kategori dengan jumlah peserta sekitar 120 orang. Sementara total kontingen Provinsi Papua Tengah yang akan berangkat ke Manokwari berjumlah 281 orang,” jelas Nopi Tabuni.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak yang selama ini terus mendukung kegiatan pembinaan kerohanian melalui LPPD, termasuk memberikan dukungan penuh bagi pelaksanaan dan persiapan Pesparawi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak yang telah menjadi sponsor utama dalam pembinaan dan persiapan Pesparawi. Ini merupakan program pembinaan umat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama untuk membangun mental, karakter, dan kehidupan rohani masyarakat melalui puji-pujian kepada Tuhan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nopi Tabuni menegaskan bahwa puji-pujian dan pembinaan rohani memiliki peran penting dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat.
“Kami percaya bahwa ketika umat Tuhan terus memuji dan memuliakan Tuhan, maka damai sejahtera akan hadir dalam keluarga dan masyarakat. Kekuatan puji-pujian mampu membawa perubahan besar dalam kehidupan umat,” katanya.
LPPD Kabupaten Puncak juga melaporkan bahwa seluruh kebutuhan akomodasi, transportasi, dan pelaksanaan kegiatan selama di Papua Barat hingga kembali ke Papua Tengah akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Acara pelepasan berlangsung penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Pemerintah daerah berharap seluruh kontingen dapat menjaga nama baik Kabupaten Puncak, menampilkan kemampuan terbaik, serta kembali mengharumkan Papua Tengah pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026
Editor. Metro noken