
10 Kepala Kampung sedang memegang dana BLT yang sudah dibagikan Oleh kepala Distrik Gome, Agustinus Murib, Depan kantor Distrik Gome.
Ilaga, metronoken.id — Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat Distrik Gome pada Rabu (19/11/25) siang, bertempat di Kantor Distrik Gome pukul 12.23 WIT. Penyaluran tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial dan turut didampingi Wakil Bupati, Kapolsek, serta Danramil.
Selanjutnya, bantuan diberikan secara langsung kepada para kepala kampung oleh Kepala Distrik Gome, Agustinus Murib, bersama Sekretaris Distrik Melius Tabuni dan ASN Distrik Gome.
Program BLT ini berasal dari pemerintah pusat dan diteruskan ke daerah dengan sasaran keluarga miskin, janda, duda, yatim piatu, serta warga yang membutuhkan dukungan ekonomi di Distrik Gome.
Agustinus Murib menekankan, pentingnya transparansi dan integritas dalam proses pembagian. Ia meminta agar seluruh kepala kampung memastikan dana tersebut diteruskan langsung kepada masyarakat tanpa potongan atau penyalahgunaan.
“Dana ini harus sampai kepada masyarakat di tiap kampung. Tidak boleh diserahkan kepada pihak yang bukan sasaran. Kami berharap bantuan ini dapat membantu membersihkan jalan, memperbaiki jembatan yang rusak, dan mendukung persiapan Natal,” ujar Agustinus Murib.
Setiap kampung menerima dana Rp10 juta dan Rp100 juta sesuai dengan arahan distrik untuk disalurkan kepada masyarakat.
Para kepala kampung mengapresiasi proses penyaluran yang berlangsung terbuka dan dinilai akuntabel.
“Kami sangat berterima kasih karena pembagian BLT berjalan jelas dan transparan,” ujar salah satu kepala kampung.
Sementara itu, tokoh pemuda Distrik Gome meminta agar pemerintah distrik maupun Inspektorat terus melakukan pemantauan agar dana benar-benar digunakan sesuai peruntukan. “Pengawasan yang ketat diperlukan supaya BLT ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan penyaluran BLT ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pembangunan kampung menjelang perayaan Natal.
(*)